SMP Muhammadiyah bekerja sama dengan PKU Muhammadiyah Kartasura mengadakan Vaksinasi Sinovac untuk Keluarga Besar SMP Muhammadiyah Al-Kautsar dan untuk Umum warga sekitar.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Oktober 2021, kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi siswa yang belum mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama. Kuota Dosis vaksin pertama ada sekitar 1000 dosis. Untuk peserta vaksin selain dari siswa SMP Muhammadiyah Al-Kautsar yang belum vaksin ada juga dari sekolah lain  yaitu SDIT Al-Kautsar, SMP Muhammadiyah 2, dan masyarakat umum.

“Dengan diadakannya vaksinasi ini kami berharap kerentanan terjangkit covid-19 menjadi berkurang dan semoga PTM segera terlaksana dan tidak ada varian baru lagi, semuanya Kembali normal seperti dulu” Ujar Bapak Wahyu, salah satu Tim Satgas SMP Muhammadiyah Al-Kautsar.

Guna tetap mematuhi protocol Kesehatan (prokes), kegiatan ini dibagi beberapa sesi. Sesi satu untuk siswa kelas 7 dan anggota keluarganya, Sesi dua untuk kelas 8 dan anggota keluarganya, sesi tiga untuk kelas 9 dan keluarganya, dan sesi empat untuk umum.

Untuk penempatan ruangan kita memakai di Halaman Sekolah karena cukup luas. Halaman sebelah timur bagi penunggu untuk pendaftaran,seblah selatan digunakan untuk pendaftaran, ­Screening dan cek Kesehatan. Kemudian untuk proses suntikan memakai salah satu kelas, dan ada 3 ruangan untuk proses suntikan supaya lebih cepat dan tidak ada penumpukan antrian. Lalu setelah selesai prese suntikan vaksin bisa menunggu di halaman sebelah barat untuk observasi sekitar 10 menit lalu bisa mengambil sertifikat dan pulang. Disediakan juga Photobooth bagi yang ingin berfoto.

”Awalnya takut, ada vaksin di tempat lain saya tidak mau ikut, karena ini vaksinasi di sekolah dan di data akhirnya saya memberanikan diri untuk ikut walaupun harus ditunggu bapak ibu guru” ungkap salah satu siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah Al-Kautsar PK yang malu disebut Namanya.

Vaksinasi siswa merupakan salah satu syarat dari pemerintah agar sekolah dapat melakukan Pembelajaran Tatap Muka. Kami harap dengan kegiatan ini, percepatan Pembelajaran Tatap Muka bisa segera terealisasi.

(Rochmad Wahyu Saputro)